Bandung

Suara gemuruh kembali terdengar dari langit Kota Bandung hari ini, Sabtu (13/2/2021) pagi. Kali ini suara tersebut terdengar jelas dari Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari.

Salah seorang warga, Amanda (29), mendengar suara gemuruh tersebut sekitar pukul 07.30 WIB. Suara gemuruh tersebut terdengar sekitar tiga menit. Ia merekam suara gemuruh tersebut dengan ponselnya.

“Tadi ada sekitar tiga menit suaranya. Kebetulan kompleks tempat saya tinggal cukup sepi, jadi suara itu terdengar jelas,” kata Amanda saat dihubungi detikcom, Sabtu (13/2/2021).

Berbeda dengan suara gemuruh yang muncul di Sukajadi pada Kamis (11/2) siang. Suara yang terdengar di Sarijadi hanya terdengar satu kali.

“Ya, hanya satu kali,” ujar Amanda.

Sebelumnya, Yusnia (26), warga Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, mendengarkan suara gemuruh tersebut pada Kamis, 11 Februari 2021, sekitar pukul 11.12 WIB. “Saya tadi lagi menggendong anak, tadinya mikir suara pesawat, tapi kok lama. Akhirnya saya keluar, tapi tidak ada pesawat yang melintas. Suara tersebut masih terdengar,” kata Yusnia.

Tak berselang lama, menurut Yusnia, suara gemuruh juga muncul sekitar pukul 11.44 WIB. Suara gemuruh yang kedua berlangsung lebih sebentar, yakni 2,5 menit. “Sebenarnya lebih lama yang pertama, barusan juga terdengar suara gemuruh yang ketiga, tapi hanya sebentar,” ucap Yusnia.

Soal suara gemuruh di Bandung pada Kamis, 11 Februari 2021 itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung buka suara. BMKG menyebut soal kemungkinan besar suara gemuruh yang terdengar dari langit Kota Bandung berasal dari aktivitas manusia.

Pasalnya, peralatan yang berada di BMKG tidak mencatat adanya aktivitas seismik maupun petir yang terjadi di sekitar wilayah Kota Bandung, tepatnya di Jalan Setiabudi dan Jalan Cemara.

Tonton juga Video: Warga Kampung Ciherang Sukabumi Masih Dihantui Gemuruh Tiap Malam

[Gambas:Video 20detik]

(yum/bbn)

Artikel sebelumyaAkhir Tragis Driver Ojol Tewas Dibakar Istri
Artikel berikutnyaJK Bicara soal Demokrasi, Singgung Masa Orde Lama dan Orde Baru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here