Presiden Joko Widodo Menerima Kunjungan Grand Syekh Al Azhar di Istana Merdeka. Sumber Detik.
Presiden Joko Widodo Menerima Kunjungan Grand Syekh Al Azhar di Istana Merdeka. Sumber Detik.

Arahkompas.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kenegaraan dari Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Ahmed Al Tayeb, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (9/7/2024). Kunjungan ini merupakan yang ketiga kalinya bagi Ahmed Al Tayeb ke Indonesia.

Ahmed Al Tayeb beserta delegasi tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 11.00 WIB. Saat turun dari mobil, beliau langsung disambut oleh Presiden Jokowi. Keduanya kemudian memperkenalkan delegasi masing-masing. Dalam penyambutan tersebut, Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Setelah acara saling bersalaman, Jokowi dan Ahmed Al Tayeb menuju ruang kredensial untuk mengisi buku tamu dan melanjutkan bersalaman. Setelah Ahmed Al Tayeb mengisi buku tamu, Jokowi kemudian mengajaknya ke Ruang Jepara untuk pertemuan lebih lanjut.

Dalam pertemuan yang diikuti oleh delegasi masing-masing pihak, Jokowi menyampaikan bahwa kedatangan Ahmed Al Tayeb mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Muslim Indonesia. “Yang Mulia disambut sangat baik oleh masyarakat Muslim di Indonesia dan mereka sangat senang sekali,” kata Jokowi.

Menanggapi hal tersebut, Ahmed Al Tayeb mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas sambutan hangat yang diterimanya. “Terima kasih, Yang Mulia, atas sambutan yang hangat kepada kami dan delegasi kami. Ini merupakan kunjungan ketiga saya,” ujarnya.

Kunjungan kenegaraan ini tidak hanya menjadi momen penting dalam hubungan bilateral antara Indonesia dan Mesir, tetapi juga sebagai simbol kuatnya hubungan antara dua institusi keagamaan terbesar di dunia. Grand Syekh Al Azhar dikenal luas sebagai tokoh yang berpengaruh dalam dunia Islam dan pertemuan ini mempertegas dukungan serta kerjasama antara Indonesia dan Mesir dalam berbagai aspek, termasuk pendidikan, keagamaan, dan budaya.

Selain itu, pertemuan ini juga diharapkan dapat memperkuat kerjasama dalam mempromosikan moderasi beragama dan toleransi antarumat beragama di Indonesia. Pemerintah Indonesia selama ini aktif dalam mempromosikan Islam moderat dan inklusif, serta bekerja sama dengan berbagai negara untuk memperkuat pesan-pesan toleransi dan kedamaian.

Ahmed Al Tayeb selama ini dikenal sebagai tokoh yang terus mempromosikan moderasi dan toleransi dalam beragama. Sebagai pemimpin Al Azhar, institusi pendidikan Islam tertua dan salah satu yang paling berpengaruh di dunia, ia memiliki peran penting dalam menyebarkan pesan-pesan kedamaian dan toleransi ke seluruh dunia. Kunjungan ini memperkuat hubungan antara Al Azhar dan lembaga-lembaga pendidikan serta keagamaan di Indonesia.

Jokowi juga mengungkapkan harapannya agar hubungan baik ini terus berlanjut dan semakin erat. “Kami berharap kunjungan ini akan semakin memperkuat hubungan baik antara Indonesia dan Mesir, serta antara Al Azhar dan lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia,” kata Jokowi.

Selama pertemuan, kedua belah pihak juga membahas berbagai isu penting lainnya, termasuk tantangan-tantangan yang dihadapi oleh umat Islam di berbagai belahan dunia, dan bagaimana Indonesia serta Mesir dapat bekerja sama dalam menghadapi tantangan tersebut. Jokowi dan Ahmed Al Tayeb sepakat bahwa kerjasama internasional sangat penting untuk menciptakan dunia yang lebih damai dan toleran.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan undangan resmi kepada Ahmed Al Tayeb untuk kembali mengunjungi Indonesia di masa mendatang. “Kami sangat menantikan kunjungan Yang Mulia di masa mendatang, dan kami berharap kerjasama antara Indonesia dan Al Azhar akan semakin erat dan bermanfaat bagi kedua belah pihak,” ujar Jokowi.

Kunjungan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan pertukaran cendera mata sebagai tanda persahabatan dan penghargaan antara kedua negara. Para delegasi kemudian melanjutkan kegiatan dengan agenda-agenda lainnya yang telah disusun sebagai bagian dari kunjungan kenegaraan ini.

Kunjungan Grand Syekh Al Azhar ke Indonesia ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi hubungan bilateral kedua negara dan memperkuat kerjasama di berbagai bidang, terutama dalam mempromosikan moderasi beragama dan toleransi antarumat beragama di Indonesia.

Baca juga: Sidang Praperadilan Pegi Setiawan Hari Ini, Sang Ibu Berharap Keadilan Ditegakkan

Sumber: Detik.

Artikel sebelumyaSidang Praperadilan Pegi Setiawan Hari Ini, Sang Ibu Berharap Keadilan Ditegakkan
Artikel berikutnyaPenanganan Krisis Sosial Mengatasi #IndonesiaDaruratJudiOnline
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments