ArahKompas.com – Jelang pelantikan sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024, Prabowo Subianto terus melakukan konsolidasi dengan sejumlah tokoh politik dan akademisi terkemuka. Pada Selasa, 15 Oktober 2024, kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta menjadi saksi berkumpulnya puluhan orang yang digadang-gadang akan mengisi posisi strategis dalam kabinet Prabowo, mulai dari wakil menteri hingga kepala lembaga negara. Salah satu nama yang mencuri perhatian dalam pertemuan tersebut adalah Stella Christie.
Ia merupakan seorang ilmuwan terkemuka di bidang ilmu kognitif (cognitive science). Stella, yang juga seorang akademisi internasional, menyatakan bahwa ia telah diminta oleh Prabowo untuk bergabung sebagai bagian dari tim pemerintahan. Namun, ketika ditanya lebih lanjut mengenai posisi yang akan diembannya, Stella memilih untuk tidak memberikan detail lebih lanjut.
“Itu nanti silakan Pak Prabowo yang membicarakan langsung,” ujar Stella dengan diplomatis usai bertemu dengan Prabowo, di Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2024.
Prestasi Stella Christie di Dunia Akademis
Stella Christie bukanlah nama yang asing di dunia akademis internasional. Ia adalah seorang profesor sekaligus ketua riset di Tsinghua University, Beijing, China, serta memiliki latar belakang pendidikan yang sangat impresif. Stella merupakan lulusan S1 dari Harvard University dan melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di Northwestern University, Amerika Serikat. Selain itu, ia juga pernah menjadi profesor di Swarthmore College, salah satu universitas bergengsi di Amerika Serikat.
Sebagai ilmuwan di bidang ilmu kognitif, Stella dikenal karena kontribusinya dalam mempelajari bagaimana otak manusia berpikir. Ia juga berfokus pada kajian yang mencakup cara pikir manusia, hewan, serta pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Dengan latar belakang keilmuan yang begitu kuat, Stella dinilai sebagai figur yang memiliki kapabilitas besar dalam membantu pemerintah di berbagai bidang strategis, terutama yang terkait dengan inovasi dan teknologi.
Walaupun Stella belum mengonfirmasi posisinya secara resmi, spekulasi berkembang bahwa ia mungkin akan berperan penting di Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. Saat ditanya oleh awak media tentang kemungkinan ia memimpin kementerian tersebut, Stella memilih untuk menunda jawabannya.
“Itu nanti sama Pak Prabowo,” jawabnya singkat namun penuh makna, menunjukkan bahwa segala keputusan terkait posisi menteri atau pejabat negara lainnya sepenuhnya ada di tangan presiden terpilih.
Sejumlah pengamat politik memandang bahwa kehadiran Stella Christie dalam lingkaran Prabowo merupakan langkah strategis yang memperlihatkan komitmen presiden terpilih tersebut untuk memperkuat sektor pendidikan dan teknologi di Indonesia. Keahlian Stella dalam bidang ilmu kognitif dan riset dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong inovasi di Indonesia, khususnya dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kian penting di era digital.
Baca juga: Membangun Karakter Kepahlawanan bagi Generasi Muda melalui Hari Juang Polri
Visi Prabowo untuk Pendidikan dan Teknologi
Memanggil tokoh-tokoh berkaliber seperti Stella Christie dinilai sebagai bukti nyata bahwa Prabowo Subianto berkomitmen untuk memperkuat bidang riset dan teknologi di Indonesia. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Prabowo telah menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan yang berbasis teknologi dan riset inovatif. Langkah ini sejalan dengan visi Prabowo yang ingin melihat Indonesia menjadi salah satu negara terdepan dalam hal pengembangan teknologi di kawasan Asia.
Apabila Stella benar-benar diberikan amanah di kementerian atau lembaga terkait riset dan teknologi, maka hal ini bisa menjadi titik awal perubahan besar di sektor pendidikan tinggi dan inovasi. Keterlibatannya dalam pemerintahan diharapkan dapat membawa angin segar dalam memajukan sektor-sektor tersebut, terutama dengan menggabungkan pendekatan interdisipliner yang memadukan ilmu kognitif dengan kecerdasan buatan.
Pada akhirnya, langkah Prabowo untuk melibatkan tokoh-tokoh seperti Stella Christie menunjukkan bahwa pemerintahannya akan berfokus pada peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan teknologi. Kombinasi antara keilmuan, riset, dan pengalaman internasional yang dimiliki Stella diharapkan dapat memberikan sumbangsih besar dalam mengangkat citra Indonesia di mata dunia.
Pelantikan Prabowo yang tinggal menghitung hari akan menjadi momen penting untuk melihat susunan kabinet yang akan membantunya dalam lima tahun ke depan. Dengan kehadiran nama-nama seperti Stella Christie, publik semakin menantikan langkah-langkah konkret yang akan diambil Prabowo dalam mewujudkan visinya untuk Indonesia yang lebih maju.