Site icon Berita Terkini

Kakorlantas Polri Laporkan Arus Balik Terkendali, One Way KM 414-263 Dicabut dan Fatalitas Turun

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., melakukan pengecekan langsung di Pos Terpadu Kartosuro

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., melakukan pengecekan langsung di Pos Terpadu Kartosuro

SOLO – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., melakukan pemantauan langsung di Pos Terpadu Kartosuro, Jawa Tengah, untuk mengawasi kondisi arus balik selama Operasi Ketupat 2026. Pos tersebut menjadi titik pertemuan arus lalu lintas dari Jawa Timur, Solo Raya, dan Yogyakarta.

Berdasarkan evaluasi bersama jajaran Korlantas Polri dan Satgas Kamseltibcarlantas pada pukul 10.00 WIB, Irjen Pol. Agus menginformasikan kondisi arus lalu lintas mulai melandai dan terpantau terkendali. Dengan seizin Kapolri, pihak kepolisian memutuskan untuk menyesuaikan rekayasa lalu lintas nasional.

“Seizin Bapak Kapolri, kami melakukan sosialisasi dan sterilisasi untuk mencabut one way nasional mulai dari KM 414 hingga KM 263,” ujar Irjen Agus.

Pencabutan one way tersebut membuat jalur normal menuju Jakarta dan sebaliknya kembali dibuka sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, guna mencegah kepadatan di wilayah Cikampek, one way lokal tahap kedua dari KM 263 hingga KM 70 tetap diterapkan bersamaan dengan contraflow di wilayah tersebut.

Menurut data yang dicatat Kakorlantas, puncak arus balik kali ini mencapai rekor volume kendaraan sebanyak 256.388 unit, meningkat 14,8% dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 223.163 kendaraan. Hingga saat ini, sekitar 58% atau 1.958.000 kendaraan telah kembali ke Jakarta, dengan sisa sekitar 1,4 juta kendaraan yang akan kembali secara bertahap hingga 29 Mei.

Jika Operasi Ketupat berakhir malam ini, masih terdapat sekitar 250.000 kendaraan di ruas Trans Jawa yang perlu dikelola menuju Jakarta.

Selain itu, Irjen Agus menyampaikan kabar positif mengenai penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas. Fatalitas korban meninggal dunia turun sebesar 28,5%, sementara total kecelakaan mengalami penurunan 4,5%.

Kakorlantas juga mengantisipasi titik rawan kecelakaan atau black spot dengan menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan, serta tim urai dan tim Traffic Accident Analysis (TAA). Meskipun jalur arteri aglomerasi di Brebes, Solo Raya, dan Semarang masih padat, kondisi arus tercatat tetap terkendali.

“Tahun ini tidak ada peristiwa kecelakaan yang menonjol. Kesuksesan ini adalah hasil disiplin para pengguna jalan, baik duta mudik maupun duta balik. Ini adalah kesuksesan kita bersama,” tutup Irjen Pol. Agus Suryonugroho.

 

Exit mobile version