JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo S Prabowo meminta seluruh jajarannya untuk memetakan potensi kerawanan dan melakukan antisipasi sejak dini. Yakni terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Natal dan tahun baru.

Dia mengatakan situasi kamtibmas sampai saat ini masih relatif kondusif. Meski demikian, perlu antisipasi karena pada akhir 2021 terdapat banyak kegiatan yang berpotensi menjadi gangguan kamtibmas apabila tidak dikelola secara baik.

“Seluruh kepala Satker dan kepala Satwil sudah harus mulai memetakan potensi kerawanan dan mempersiapkan rencana pengamanan serta langkah-langkah antisipasi,” kata dia.

Ia menjelaskan, yang harus diantisipasi sejak dini di antaranya adalah gangguan kelompok bersenjata Papua, unjuk rasa, dan aksi terorisme.

Selain antisipasi gangguan kamtibmas, dia menekankan kepada jajaran untuk fokus mempersiapkan pengamanan dan pengendalian Covid-19 menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Pemerintah telah menetapkan PPKM tingkat III saat libur Natal-Tahun Baru guna mengantisipasi pertumbuhan angka virus corona.

Oleh karena itu, dia menyebut, jajaran kepolisian tetap melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan pada saat sebelum dan setelah Operasi Lilin 2021 guna mengimplementasikan kebijakan itu.

Menurut dia, antisipasi itu bisa dilakukan dengan penguatan Posko PPKM Mikro. Jika memang ada masyarakat yang nekat untuk pulang kampung atau mudik maka warga harus wajib melapor melalui Posko PPKM Mikro setempat. (khf/fin)

Artikel sebelumyaTNI-Polri apel pengamanan unjuk rasa dua lokasi di Jakarta
Artikel berikutnyaTidak Ada Penyekatan di Libur Nataru, tapi Polri Imbau Masyarakat Tidak Mudik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here